Senin, 24 Juli 2023

Halo, seorang bernama Sandy

 Hai, perkenalkan namaku Sandy. Kamu bisa memanggilku apa saja, asalkan jangan panggilan hewan. Hari ini, aku berpikir untuk membuat sebuah buku harian. Walaupun, tak setebal buku – buku di rak bukumu. Buku ini, mungkin cukup untuk mengenang masa – masa ku dirumah.



  Day 1 . 30 Jan 2021

Aku mulai menulis ini, setahun setelah aku berdiam diri dirumah. Hari ini aku sedang sibuk mengerjakan tugas, karena hari ini deadline beberapa dari mata pelajaran sekolahku. Aku lebih sering menghabiskan waktuku untuk hal yang tak berguna sebelum deadline. Ketika sudah Hari-H (deadline), aku lansung sikat semua tugas yang ada. Ada beberapa temanku yang saking baiknya, ia share semua jawaban yang ia punya. Kebanyakan teman, lebih suka mencari di mesin pencarian. Ada sebuah website, yang membolehkan pemilik akun untuk bertanya – jawab secara gratis. Mungkin kamu tahu otak.ly, banyak soal – soal yang jawabannya disana. Kalau di masa online, mungkin hanya copy-paste soal,kirim ke mesin pencarian. Ketemu deh jawabannya, dengan seperti ini bukan berarti kita harus bergantung kepada Mbah Google . Kamu harus bisa, mengerjakan soal soal tanpa menggunakan setan gepeng. Kamu bisa mendapat jawaban dari buku yang telah kamu peroleh dari sekolah. Kamu bisa mengahargai buku itu, dengan cara membacanya. Bukan hanya dibiarkan membusuk di rak bukumu, tak patut….

    Pagi hari ini, aku sarapan dengan nasi kucing tercinta. Dengan didampingi tempe mendoan. Pagi itu terasa lega bagiku, menghirup udara sejuk dari arah selatan. Sambil makan nasi kucing, aku menonton berita di televisi tabung nenekku yang sudah tua. Aku harus maju beberapa langkah untuk membenarkan sinyal tv, dan mengganti stasiun tv. Aku lihat ada berita, mengenai covid-19, aku sudah bosan mendengarnya. Aku maju, dan mengganti stasiun tv. Ada berita bencana alam di beberapa provinsi negara kita, ada seorang peramall yang sudah meramal hal itu. Dari pesawat jatuh, sampai gempa dan banjir. Saya sih, ndak percaya dengan hal – hal yang seperti itu. Meramal hanya bisa menghancurkan mental masyarakat, dari yang awal bahagia, kini malah ketakutan. Haduh…

    Aku mengambil susuku yang ada di kulkas, tanpa ayahku disampingku. Aku berbincang bersama adikku tentang game yang ia mainkan semalam. Adakala, game yang ia mainkan dapat menghasilkan uang. Dengan cara bermain terus menerus sampai kita sudah mahir dalam bermain game itu. Menurut saya itu hanya membuang waktu saja. Tapi kalau terpaksa, yasudah lah lanjutkan saja. Mungkin bisa menghilangkan rasa bosan. Tapi lama kelamaan, bisa stress. Icebatu

  Day - . 24 Juli 2023

Haha, sudah terbengkalai sekali ketikan ini. Berasa satu tiga hari saja berlalu. Kali ini saya, seorang Dafa menjadi Rasya di rumah. Dengan sepatah alasan yang memebuatku berada dirumah. Beberapa hal – hal yang mengagumkan tlah ku lewati. Berjarak 2 tahun, mungkin sudah membuatku berpikir “aku sudah cukup dewasa untuk berpura – pura bijaksana”. Ya begitu kata kata yang muncul, beberapa tenggelam, salah satu juga masih terkait di kail yang dangkal. Aku, aku terlalu pesimis untuk berpikir bisa melakukan hal untuk seterusnya. Tanpa dukungan dari siapapun, jalan yang sudah terukir ini pecah dengan sendirinya. Mereka berkata masa depan itu buntu, tetapi jika kau berbelok sedikit, maka akan ada sedikit celah kecil yang harus kau buka dengan hal - hal kecil pula. Sifat mengagumi seseorang selalu berlebihan, merendah diri pun sulit sekali. Berfikir kau yang paling terbaik pun tak akan terpikir, hanyha pesimis dan malu yang terlewat.

Maka kita usahakan rumah itu, melulu amin yang paling serius. Berlalu dan lalang orang, hinggap dahulu hisap dahaga lainnya. Mengapa orang seperti itu muncul dalam benak? Mengapa meraka hanya hinggap sebentar?. Perihal seperti itulah yang membuat kita tak tenang, sebenarnya kita ingin berlama -lama bertukar pikiran, bertukar pencernaan. Hanya tak nyaman saja jika berterus – terus dan berterus terang. Karena kita takut akan cerna orang lain terhadap kita sendiri, atau malah terhadap kami?./.

Reflex Arc